Landasan hukum perizinan bangunan gedung di Indonesia.
Undang-undang induk yang mengatur seluruh aspek penyelenggaraan bangunan gedung di Indonesia.
Menggantikan IMB dengan PBG dan SLF. Mengatur prosedur, persyaratan, dan sanksi secara detail.
Mengatur tata cara penerbitan SLF, prosedur pemeriksaan, dan masa berlakunya.
Menyederhanakan proses perizinan dan mendorong digitalisasi melalui sistem OSS.
Mengklasifikasikan bangunan berdasarkan risiko dan menyesuaikan persyaratan perizinan.
| Aspek | Sistem Lama (IMB) | Sistem Baru (PBG + SLF) |
|---|---|---|
| Jumlah izin | Satu izin untuk semua | Dua izin terpisah |
| Fungsi bangunan | Hanya satu fungsi | Boleh multi-fungsi |
| Proses pengajuan | Manual, tatap muka | Digital via SIMBG online |
| Waktu penerbitan | Tidak terstandar | Maksimal 28 hari kerja |
| Pembaruan | Tidak ada wajib | SLF wajib diperbarui berkala |